Sejarah Mata Uang Indonesia
Masa Kerajaan-Kerajaan
Sejak abad ke-9 Masehi, masyarakat Nusantara sudah mengenal mata uang sebagai alat tukar. Uang yang digunakan pada masa ini umumnya terbuat dari emas atau perak, dan nilainya ditentukan berdasarkan berat logam tersebut. Setiap kerajaan memiliki bentuk dan simbol uang yang berbeda-beda, mencerminkan identitas serta kekuatan ekonomi mereka. Misalnya, Kerajaan Majapahit memiliki koin kepeng yang banyak digunakan dalam perdagangan.
Masa Kolonial
Ketika Nusantara berada di bawah kekuasaan kolonial, baik Belanda maupun Jepang mengedarkan mata uangnya sendiri. Pada masa penjajahan Belanda, uang Gulden Hindia Belanda digunakan sebagai alat transaksi resmi. Sementara itu, ketika Jepang menduduki Indonesia pada Perang Dunia II, mereka menerbitkan mata uang sendiri yang dikenal sebagai "Uang Jepang" atau "Gulden Jepang". Mata uang yang beredar pada masa kolonial ini tidak lagi berlaku setelah Indonesia merdeka.
Masa Kemerdekaan
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, pemerintah berupaya untuk memiliki mata uang sendiri sebagai simbol kedaulatan ekonomi. Akhirnya, pada 30 Oktober 1946, pemerintah Indonesia mengedarkan mata uang pertamanya yang dikenal sebagai Oeang Republik Indonesia (ORI). ORI menjadi simbol keteguhan bangsa dalam membangun perekonomian yang merdeka dari pengaruh asing.
Uang Republik Indonesia Serikat (RIS)
Pada 1 Januari 1950, setelah Indonesia berbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS), pemerintah mengeluarkan mata uang baru yang disebut Uang RIS atau dikenal juga sebagai "Uang Federal" dan "Uang DJB" (De Javasche Bank). Uang RIS ini ditandatangani oleh Menteri Keuangan saat itu, MR. Sjafruddin Prawiranegara. Namun, karena sistem RIS tidak bertahan lama, uang ini kemudian ditarik dan digantikan dengan mata uang yang lebih stabil.
Rupiah: Mata Uang Indonesia
Nama Rupiah yang kita kenal saat ini berasal dari bahasa India, yaitu rupiya, yang berakar dari bahasa Sanskerta rupyakam, yang berarti "perak". Sejak saat itu, Rupiah menjadi mata uang resmi Indonesia yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Dengan berbagai desain dan inovasi, Rupiah tidak hanya menjadi alat transaksi, tetapi juga mencerminkan sejarah, budaya, serta identitas nasional Indonesia.
Sejarah panjang mata uang Indonesia menunjukkan bagaimana perubahan politik dan ekonomi turut memengaruhi sistem keuangan negara. Dari masa kerajaan hingga kini, Rupiah tetap menjadi simbol kedaulatan dan kemajuan bangsa Indonesia.
